🔵 NEWS

Gajah Manggolo SMAN 1 Ponorogo Tampil Memukau di Festival Nasional Reog Ponorogo XXXI 2026

 

Penampilan Reog Gajah Manggolo di FNRP XXXI 2026

Ponorogo, Suara Wengker– Bertempat di panggung utama Alon-Alon Ponorogo Grup Reog Gajah Manggolo dari SMAN 1 Ponorogo kembali menunjukkan kualitas terbaiknya saat tampil pada ajang Festival Nasional Reog Ponorogo XXXI 2026. Penampilan penuh semangat dan kekompakan tersebut sukses memukau ribuan penonton yang memadati arena pertunjukan.(14/06/2026)

Kepala SMAN 1 Ponorogo saat menerima penghargaan pada FNRP XXXI 

Saat di konfirmasi wartawan kepala SMAN 1 Ponorogo Supardi, S.Pd., M.Pd mengatakan bahwa Keikutsertaan Reog Gajah Manggolo dalam Festival Nasional Reog Ponorogo XXXI menjadi bukti konsistensi sekolah dalam melestarikan seni budaya daerah. Bahkan, pada pelaksanaan festival sebelumnya, Gajah Manggolo tercatat sebagai salah satu penyaji terbaik dari kalangan sekolah menengah atas di Ponorogo. 

"Dengan penampilan maksimal yang ditunjukkan malam itu, Gajah Manggolo berhasil membuktikan bahwa generasi muda SMAN 1 Ponorogo memiliki komitmen kuat untuk menjaga dan mengembangkan warisan budaya leluhur."

Terima kasih kepada semua Dukungan meriah dari penonton menjadi apresiasi atas dedikasi para seniman muda yang terus mengharumkan nama sekolah dan Kabupaten Ponorogo melalui seni Reog. Jelas Supardi,S.Pd., M.Pd

Tepuk tangan menggema ketika para pemain menampilkan berbagai atraksi khas Reog Ponorogo dengan penuh percaya diri. Kekompakan antarpemain menjadi salah satu kekuatan utama yang membuat penampilan Gajah Manggolo terlihat hidup dan berkarakter.

Sejak awal pementasan, Gajah Manggolo mampu menyuguhkan atraksi reog yang enerjik dan sarat nilai tradisi. Gerakan para warok, jathil, bujang ganong, hingga penampilan dadak merak yang megah tampil harmonis, menunjukkan hasil latihan yang matang dan disiplin tinggi dari seluruh personel.

Festival Nasional Reog Ponorogo XXXI sendiri merupakan bagian dari rangkaian perayaan Grebeg Suro 2026 yang berlangsung pada 06–14 Juni 2026 dan diikuti puluhan kontingen dari berbagai daerah di Indonesia. Ajang bergengsi ini menjadi wadah pelestarian sekaligus pengembangan kesenian Reog Ponorogo sebagai warisan budaya dunia.(eSWe)

Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Post a Comment