🔵 NEWS

Ikuti Festival Reog Nasional XXXI, Reog Taruno Adi Luhung SMAN 1 Babadan Tampil Kompak Dan Penuh Percaya Diri Di Hadapan Ribuan Penonton

 

Penampilan Reog Taruno Adi luhung berhasil hipnotis ribuan penonton di Alon - Alon Ponorogo 

Ponorogo, Suara Wengker– Bertempat di Panggung Utama Alon- Alon Ponorogo Grup Reog Taruno Adi Luhung SMAN 1 Babadan kembali menunjukkan eksistensinya dalam pelestarian budaya Reyog Ponorogo dengan tampil kompak dan penuh percaya diri pada ajang Festival Reog Nasional (FNR) XXXI yang menjadi bagian dari rangkaian Grebeg Suro 2026.

Tampil di hadapan ribuan penonton di panggung utama Alon-Alon Ponorogo, para pemain muda SMAN 1 Babadan berhasil menyuguhkan penampilan yang energik, kompak, dan sarat nilai seni budaya. Dukungan suporter dari siswa, guru, serta keluarga besar sekolah semakin menambah semangat para pemain selama pertunjukan berlangsung.( Jumat, 12/06/2026)

Drs. Mukh. Aslam Ashuri, MM kepala SMAN 1 Babadan Ponorogo 

Sejak awal hingga akhir penampilan, Reog Taruno Adi Luhung mampu menampilkan garapan yang matang dengan perpaduan gerak tari, musik pengiring, serta atraksi para pembarong yang memukau penonton. Kekompakan antar pemain menjadi salah satu kekuatan yang ditunjukkan dalam pementasan tersebut.

Saat di konfirmasi wartawan Kepala SMAN 1 Babadan Drs. Mukh Aslam Ashuri, MM melalui Waka kesiswaan sekaligus ketua reog Taruno Adi luhung Drs. H. Bambang Wijanarko, M.Si mengatakan bahwa Alhamdulillah kami sudah tampil sukses meskipun tadi ada banyak kendala, mudah- mudahan mendapatkan hasil yang terbaik.

"Keseluruhan Personilnya wirosuoro, penari jathil, warok, pembarong semua ada 101 personil, kita adakan latihan kurang lebih 25 kali serta harus membagi waktu sebaik-baiknya karena pulang sekolah sudah jam 15 dan baru di mulai latihan hingga Maghrib, istirahat sholat hingga jam 10 malam." 

Dengan tampilnya reog Adi luhung SMAN 1 Babadan Ponorogo mudah- mudahan bisa memberikan suatu pengalaman tersendiri kepada anak-anak dan smazaba bisa di kenal di masyarakat dengan harapan, Akhirnya masyarakat bisa memilih smazaba menjadi pilihan sebagai tempat untuk melanjutkan pendidikan di tingkat menengah atas. Jelas Bambang 

Lebih lanjut beliau juga menjelaskan bahwa Anak-anak telah menunjukkan kemampuan terbaiknya. Mereka tampil dengan penuh percaya diri, semangat, dan tanggung jawab untuk membawa nama baik sekolah sekaligus melestarikan budaya asli Ponorogo,

"Keikutsertaan dalam Festival Reog Nasional bukan semata mengejar prestasi, namun juga menjadi sarana pembelajaran karakter bagi para siswa. Melalui seni Reog, para pelajar diajarkan nilai disiplin, kerja sama, tanggung jawab, serta kecintaan dalam melestarikan warisan budaya tak benda yang di miliki kabupaten Ponorogo." Tambahnya 

Hadir dalam kegiatan ini kepala SMAN 1 Babadan Ponorogo Drs. Mukh. Aslam Ashuri, MM, ketua reog Taruno Adi luhung sekaligus waksek kesiswaan Drs. H. Bambang Wijanarko, M.Si, seluruh bapak ibu guru SMAN 1 Babadan Ponorogo, Seluruh siswa SMAN 1 Babadan dan ribuan masyarakat Ponorogo.(eSWe)

Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Post a Comment