Ribuan Penonton Berikan Apresiasi yang luar biasa, Saksikan Penampilan Reog Taruno Suryo Berkolaborasi dengan Reog Disabilitas Polres Ponorogo
![]() |
| Kolaborasi Reog Taruno Suryo dan reog Disabilitas binaan polres Ponorogo |
Ponorogo, Suara Wengker– Penampilan kolaborasi Reog Taruno Suryo dengan Reog Disabilitas Polres Ponorogo sukses mencuri perhatian ribuan penonton yang memadati panggung utama pada rangkaian penutupan Grebeg Suro 2026, Atraksi yang memadukan semangat pelestarian budaya dengan nilai inklusivitas tersebut mendapat apresiasi dan tepuk tangan meriah dari masyarakat.(Senin, 15/06/2026)
Saat di konfirmasi wartawan Sugeng Riadi, S.Pd., M.Pd mengatakan bahwa Penampilan Reog Taruno Suryo dengan Reog disabilitas sangat luar biasa karena erat hubungannya, anak- anak disabilitas tersebut juga menuntut ilmu di SMA Muhipo dan sebagian ada yang alumni,
"Kita memberikan kesempatan kepada mereka untuk berkesenian walaupun terbatas namun punya kesempatan untuk berkesenian tanpa batas, Jadi penampilan tadi malam mengesankan dan sangat luar biasa, kita patut memberikan panggung pada mereka sebagai penyemangat sebagai wujud apresiasi yang luar biasa untuk pelestarian reog Ponorogo,"
"Apresiasi juga untuk mas luhur dari polres Ponorogo yang dengan telaten membeti pelajaran kepada anak- anak di setiap Jumat sore dan ini hasil yang sangat luar biasa, Mas luhur merupakan alumni SMA Muhipo dan dulu juga pernah menjadi ketua reog taruno suryo, jadi ini merupakan kolaborasi yang bagus dan luar biasa semoga kedepan tetap istiqomah dalam pengembangan reog Ponorogo. Jelas nya
Lebih lanjut beliau juga menjelaskan bahwa masuk sepuluh besar pada Festival Nasional Reog Ponorogo XXXI itu adalah bonus yang penting anak- anak berjuang dan bekerja keras apapun hasilnya harus tetap kita syukuri, persiapan sendiri sudah kita mulai sejak desembar dan sudah merupakan persiapan yang panjang. Tambahnya
Kolaborasi ini tidak hanya menyuguhkan hiburan budaya yang berkualitas, tetapi juga menyampaikan pesan kuat bahwa kesenian Reog Ponorogo dapat menjadi ruang yang inklusif bagi semua kalangan. Para pemain menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya dan melestarikan budaya warisan leluhur. Bahkan banyak penonton yang meneskan air mata penuh haru.
Hadir dalam kegiatan penutupan Grebeg Suro di panggung utama Alon-Alon Ponorogo, Plt Bupati Ponorogo bersama Forkompinda, anggota DPR RI, perwakilan peserta FNRP tamu undangan dan ribuan warga ponorogo.(eSWe)


