Ikuti Festival Reog Nasional XXXI, Reog Manggolo Wiyoto SMAN 3 Ponorogo Tampil Maksimal, Kekompakan Tuai Tepuk Tangan Penonton
![]() |
| Penampilan Reog Manggolo Wiyoto SMAN 3 Ponorogo |
Ponorogo, Suara Wengker– Panggung utama Alon- Alon Ponorogo menjadi saksi Penampilan luar biasa Reog Manggolo Wiyoto SMAN 3 Ponorogo pada ajang Festival Reog Nasional (FRN) XXXI berhasil memukau para penonton. Tampil dengan penuh semangat, para pemain menunjukkan kemampuan terbaiknya sehingga mendapat sambutan meriah berupa tepuk tangan dari ribuan penonton yang memadati arena pertunjukan.(Jumat, 112/06/2026)
Saat di konfirmasi wartawan kepala SMAN 3 Ponorogo Suratno, M.Pd mengatakan bahwa Penampilan anak- anak pada hari ini sangat luar biasa, Ini hasil kerja keras anak-anak. Mereka berlatih dengan penuh komitmen. Kami sangat bangga. Semoga hasil terbaik bisa diraih,
"kolaborasi dengan tim dari Universitas Brawijaya Malang menjadi faktor penting dalam membentuk karakter penampilan yang kuat. tim pendamping tersebut memang kerap mencuri perhatian dalam setiap gelaran FNRP dan dikenal sebagai langganan juara."
Anak-anak mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya di panggung Festival Reog Nasional. Kekompakan dan semangat kebersamaan menjadi modal utama kami. Jelas Suratno
Sejak awal penampilan, Reog Manggolo Wiyoto mampu menghadirkan sajian seni yang atraktif dan enerjik. Kekompakan para penari, pengrawit, hingga para pembarong menjadi salah satu kekuatan utama yang membuat pertunjukan berlangsung lancar dan memikat.
Gerakan yang serempak, transisi adegan yang rapi, serta penghayatan para pemain dalam membawakan cerita membuat penampilan Reog Manggolo Wiyoto tampil maksimal. Sorak sorai dan tepuk tangan penonton beberapa kali terdengar saat para pemain menampilkan atraksi-atraksi yang memerlukan konsentrasi dan kekuatan tinggi.
Dengan penampilan yang maksimal tersebut, Reog Manggolo Wiyoto SMAN 3 Ponorogo optimistis dapat memberikan hasil terbaik pada Festival Reog Nasional XXXI. Terlepas dari hasil yang akan diperoleh, penampilan mereka telah menjadi bukti bahwa generasi muda Ponorogo terus berkomitmen menjaga eksistensi dan kejayaan seni Reog sebagai warisan budaya kebanggaan bangsa.( eSWe)

