Imam Saifudin, S.Pd., M.Or : Anak-anak Tampil Luar Biasa di Festival Reog Remaja XXII 2026, SMPN 2 Ponorogo Targetkan Juara 1
![]() |
| Penampilan Reog Jaya Manggala SMPN 2 Ponorogo |
Ponorogo, Suara Wengker– Bertempat di Panggung Utama Alon - Alon Ponorogo, Penampilan Grup Reog Jaya Manggala dari SMPN 2 Ponorogo pada ajang Festival Reog Remaja (FRR) 2026 menuai apresiasi dari berbagai pihak. Kepala SMPN 2 Ponorogo, Imam Saifudin, menyampaikan rasa bangga atas kerja keras dan dedikasi para siswa yang telah menampilkan pertunjukan terbaik di panggung bergengsi tersebut.(8/06/2026)
![]() |
| Kepala SMPN 2 Imam Saifudin, S.Pd., M.Or dan ketua komite SMPN 2 Ponorogo Sugiani, M.Pd |
Kepala SMPN 2 Ponorogo Imam Saifudin, S.Pd., M.Or mengatakan, Seluruh anggota tim telah menunjukkan kemampuan, semangat, dan kekompakan yang luar biasa selama tampil di hadapan ribuan penonton di Alon-Alon Ponorogo. para siswa mampu membawakan sajian reog dengan penuh penghayatan serta tetap menjaga pakem budaya yang menjadi ciri khas kesenian Reog Ponorogo.
“Alhamdulillah anak-anak tampil luar biasa. Mereka sudah berlatih dengan sungguh-sungguh selama tiga penuh. Kami bangga karena mereka mampu memberikan penampilan terbaik dan menunjukkan kualitas yang membanggakan, anak-anak bisa tampil dengan maksimal sesuai instruksi pelatih dan pembina, target kita juara 1." Jelas Imam Saifudin
Lebih lanjut beliau juga menjelaskan bahwa tim dari SMPN 2 Ponorogo terdiri dari penari jatil 28. Ganong 4, dadak merak 7, warok 20, pengrawit 120 persenil, Ini membuktikan kalau reog di SMPN 2 Ponorogo betul kita budayakan kita lestarikan yang nota bene tidak hanya saat FRR namun sudah sebagai ekstra yang di laksanakan setiap Minggu,
" Kegiatan ini di dukung seluruh bapak ibu guru komite, dan bekerja sama dengan mitra kerja kita, kesenian reog akan terus kita budayakan dan kita lestarikan budaya adiluhung ini karena asli budaya Ponorogo yang harus di kembangkan dan di lestarikan. " Tambahnya
Sementara itu Sugiani, M.Pd ketua komite SMPN 2 Ponorogo mengatakan bahwa keikutsertaan dalam Festival Reog Remaja bukan hanya untuk berkompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi siswa dalam melestarikan budaya daerah sekaligus membentuk karakter disiplin, kerja sama, dan tanggung jawab.
" Kami berharap kegiatan ini berjalan aman dan lancar serta kolaborasi antara bapak ibu guru dan komite berjalan lancar seterusnya dan semoga mendapat yang terbaik" Jelas Sugiani
Festival Reog Remaja 2026 merupakan bagian dari rangkaian Grebeg Suro yang diikuti puluhan grup reog pelajar tingkat SMP sebagai upaya pembinaan generasi muda sekaligus pelestarian seni budaya Reog Ponorogo.(eSWe)


