Tukarkan Sampah dengan Tiket Undian, Pemerintah Desa Ngunut Mampu Kumpulkan 100 kg Sampah Plastik
![]() |
| Area Car Free Day desa Ngunut Babadan Ponorogo |
Babadan , Suara Wengker– Bertempat di sepanjang jalan Poncosiwalan, Suasana Minggu pagi di Desa Ngunut tampak berbeda dari biasanya. Ratusan warga dari berbagai kalangan memadati lokasi kegiatan untuk mengikuti Car Free Day (CFD) perdana yang digelar pemerintah desa. Acara yang berlangsung meriah tersebut diawali dengan senam sehat bersama dan berbagai aktivitas olahraga yang melibatkan masyarakat. Antusiasme warga dalam CFD perdana terlihat dengan sangat banyaknya yang hadir, ada yang menarik dari kegiatan ini adalah adanya hadiah hiburan yang di berikan setelah senam sehat adapun tiketnya di dapat dengan menukarkan sampah yang harus di bawa oleh setiap warga.(Minggu, 07/06/2026)
Sejak pukul 06.00 WIB, warga mulai berdatangan untuk mengikuti rangkaian kegiatan. Anak-anak, remaja, hingga lansia tampak bersemangat mengikuti gerakan senam yang dipandu instruktur. Selain menjadi ajang olahraga, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi serta untuk memanjakan diri dengan berbagai makan yang di sajikan UMKM warga Desa Ngunut.
![]() |
| Bu camat beserta Bu kades serahkan hadiah hiburan |
Kepala Desa Ngunut Siti Khotijah saat di konfirmasi wartawan mengatakan bahwa Car Free Day perdana ini merupakan upaya pemerintah desa untuk mengajak masyarakat menerapkan gaya hidup sehat sekaligus menciptakan ruang publik yang nyaman dan ramah lingkungan.
"Alhamdulillah pada hari ini desa Ngunut mengadakan car free day yang di laksanakan di RW 03 jalan Poncosiwalan ngunut 01, antusias masyarakat sangat luar biasa, kegiatan ini kita adakan terkait dengan kepedulian terhadap sampah, semua peserta di wajibkan membawa sampah yang akan di tukarkan dengan kupon undian."
Kita berharap dengan adanya kegiatan ini bisa merubah mindset masyarakat terhadap bagaimana mengolah sampah dan di mana membuang sampah, Semoga kedepan bisa lebih baik, bisa berjalan sesuai yang kita inginkan ,semoga warga ngunut bisa mengolah sampah memilah sampah dan bisa mengolah sampah non organik menjadi kompos. jelasnya
Sementara itu Camat Babadan Siti Hanifah, S.STP., M.Si mengatakan, Car free day yang di inisiasi pemerintah desa Ngunut pada hari ini sangat luar biasa, Bisa kita ambil hikmahnya untuk sehat bagi warga ngunut namun di sisi lain ada juga bank sampah yang tentunya akan di kumpulkan di masyarakat karena di desa Ngunut sudah berjalan di beberapa RT. Di sini di wujudkan masyarakat sehat dan sampahnya di pilah, ada juga program menabung air. menyerap air yang bisa untuk masa depan, Jelasnya
Kegiatan semakin semarak dengan kehadiran pelaku UMKM lokal yang menjajakan aneka makanan dan minuman. Kehadiran UMKM di area CFD diharapkan mampu meningkatkan perekonomian warga sekaligus menjadi daya tarik bagi masyarakat yang hadir.
Warga menyambut positif pelaksanaan Car Free Day perdana tersebut. Terbukti dengan banyaknya sampah yang terkumpul sebanyak 100 kg, dan omset pedagang CFD dengan total omset pendapatan Rp. *6.320.000* yang di ikuti oleh 19 pelaku UMKM.
Dengan antusiasme yang tinggi dari masyarakat, Pemerintah Desa Ngunut berencana akan mengevaluasi dan menjadikan Car Free Day sebagai agenda rutin. Diharapkan kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kesadaran hidup sehat, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong warga Desa Ngunut.( eSWe)


