Plt Bupati Ponorogo Hj. Lisdyarita, SH menghadiri Pengukuhan 3015 wisudawan/ wisudawati Tahfidz Alqur'an Kementerian Agama di Pendopo kabupaten Ponorogo
![]() |
| Sambutan Plt Bupati Ponorogo Hj Lisdyarita SH pada wisuda tahfidz kemenag Ponorogo |
Ponorogo, Suara Wengker- Bertempat di pendopo kabupaten Ponorogo, Sebanyak 3015 peserta mengikuti Wisuda Tahfidz Al-Qur’an yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo di Pendopo Kabupaten Ponorogo, Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi atas capaian para siswa dalam menghafal Al-Qur’an sekaligus momentum untuk menumbuhkan semangat cinta Al-Qur’an di kalangan generasi muda. Hadir dalam kegiatan ini Plt Bupati Ponorogo Hj. Lisdyarita SH, Hadir juga Kapolres Ponorogo, Dandim Ponorogo, Plt Kakan Kemenag kabupaten Ponorogo bersama jajaran dan Tamu undangan.( Sabtu, 14/02/2026)
![]() |
| Plt Kakan Kemenag kabupaten Ponorogo Muh. Tohari, S.Ag., MH |
Saat di konfirmasi wartawan ketua panitia wisuda tahfidz Al-Qur'an kemenag kabupaten Ponorogo Nurhamid, S.Pd., M.Pd.I mengatakan bahwa Alhamdulillah pada hari ini kita mengadakan wisuda tahfidz sebanyak 3015 santri yang berasal dari MI MTs dan MA dari berbagai capaian juz,
" Para peserta telah di uji tim penguji yang berkompeten dan sesuai dengan kaidah tajwid, kegiatan ini di adakan untuk menumbuhkan kecintaan pada Al-Qur'an pada generasi muda, untuk melahirkan generasi qurani yang berakhlak Karimah."
![]() |
| Nurhamid, S.Ag., M.Pd.I ketua panitia Wisuda tahfidz |
Kami ucapkan trimakasih kepada Pemerintah kabupaten Ponorogo yang memberikan atas saran dan prasana di pendopo kabupaten Ponorogo, terimakasih kepada kementerian agama kabupaten Ponorogo atas bimbingannya serta kepada panitia yang telah berkerja dengan ikhlas hingga terlaksanay wisuda tahfidz hari ini, semoga para wisudawan menjadi penjaga Alquran dan bisa mengamalkan isinya. Jelas Nurhamid
Muh. Tohari, S.Ag., M.H Plt Kemenag Kabupaten Ponorogo mengucapkan terimakasih kepada Forpimda yang telah hadir pada kegiatan ini, kehadirannya sebagai bukti nyata dukungan atas program tahfidz, terimakasih kepada bapak ibu wali yang telah mendukung program ini semoga menjadi amal baik untuk bapak ibu semua,
" Kegiatan ini penting di laksanakan untuk mengapresiasi anak- anak kita penghafal Al-Qur'an, Wisuda tahfidz yang hadir hari ini 3015 peserta dari berbagai hafalan ada yang 1 juz hingga 30 juz, kita hargai mereka karena telah mengurangi waktunya untuk menghafal Al-Quran."
Kegiatan ini merupakan apresiasi kepada adik- adik yang telah menghafal Al-Quran, semoga termotivasi untuk menghafal lebih banyak lagi, dengan menghafal Al-Quran akan Memperkuat pendidikan karakter dengan implementasi di kehidupan sehari-hari akan melahirkan generasi yang qurani generasi Akhlakul Karimah. Jelas Muh Tohari
Sementara itu Plt Bupati Ponorogo Hj. Lisdyarita, SH dalam sambutannya mengatakan hari ini saya sebagai Plt Bupati Ponorogo Bangga kepada kalian atas prestasi kalian, alangkah baiknya tidak hanya di hafal, Capaian ini tentu tidak diraih dengan mudah. Di tengah kesibukan menuntut ilmu, kalian tetap menyediakan waktu setiap hari untuk menghafal ayat demi ayat Al-Quran.
Semoga Allah SWT memberikan balasan terbaik atas setiap perjuangan yang telah kalian lakukan.
"Namun perlu Bunda ingatkan, wisuda ini bukanlah akhir, melainkan sebuah awal. Jagalah hafalan kalian dan jangan lalai dalam murajaah, karena mempertahankan hafalan jauh lebih sulit daripada menghafalnya. AlQuran akan menjadi penuntun, petunjuk arah, dan benteng dalam setiap langkah kalian saat dewasa kelak."
Kami ucapkan terima kasih kepada Kemenag Ponorogo yang telah menjalankan program Tahfidz Al-Quran. Program ini kami yakin akan menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter generasi Qurani yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan sosial. Penghargaan setinggi-tingginya juga kami sampaikan kepada para guru, pembimbing tahfidz, dan kepala madrasah yang dengan penuh dedikasi membimbing anak-anak kita. Tidak kalah penting, peran orang tua dan keluarga yang senantiasa memberikan dukungan serta doa menjadi kunci keberhasilan mereka. Jelas bunda Lisdyarita



