4.788 Pelajar Ponorogo Ikuti Babak Penyisihan KMNR ke-21
Klinik Pendidikan MIPA (KPM) menggelar Babak Penyisihan Kompetisi Matematika Nalaria Realistik (KMNR) Se-Indonesia Ke-21, Ahad (11/1/26). Pelaksanaan kompetisi yang tersebar di 14 provinsi dan 64 Kota/kabupaten itu diikuti sekitar 65.000 peserta kelas I hingga XII.
Ponorogo sebagai salah satu wilayah yang menjadi lokasi pelaksanaan, diikuti oleh 4.788 peserta dari 78 sekolah yang tersebar di 13 kecamatan dari 21 kecamatan yang ada di Kabupaten Ponorogo.
Sebelum pelaksanaan Babak Penyisihan KMNR 21, terlebih dahulu diawali dengan agenda Uji Soal MNR yang diperuntukkan bagi sekolah-sekolah khususnya yang ingin mengirimkan perwakilan siswa terbaiknya di Babak Penyisihan KMNR. Uji Soal MNR telah dilaksanakan tanggal 1 – 30 November 2025. Tercatat periode 2025/2026 ini lebih dari 15 ribu peserta mengikuti tahapan uji soal MNR. Sebelumnya, Uji Soal MNR periode 2024/2025 diikuti 11.094 peserta.
Krisbiantoro, M.Pd sebagai PJ Wilayah Ponorogo menyambut positif peningkatan animo peserta yang mengikuti KMNR. “Alhamdulillah, KMNR semakin diminati dari berbagai sekolah karena soal-soal yang unik dan dapat mengasah daya nalar siswa untuk melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi (higher order thinking skills [HOTS]), selaras dengan konsep Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) yang menekankan pemahaman konsep holistik, bermakna, dan terintegrasi bukan sekadar menghafal rumus, untuk mengaktifkan potensi murid secara menyeluruh agar siap menghadapi tantangan nyata” ujarnya.
Di samping itu, Krisbiantoro menyatakan hal yang paling unik dan berbeda dari KMNR adalah biaya partisipasi lomba yang menerapkan sistem metode seikhlasnya sesuai kemampuan peserta. Diharapkan melalui metode seikhlasnya ini semua peserta dapat mengasah kemampuannya tanpa terhalang oleh biaya.
Sudah pasti peserta yang mengikuti kompetisi ini berharap bisa melaju ke tahap selanjutnya, yaitu babak semifinal. "Alasan saya mengikuti KMNR adalah untuk menantang diri sendiri dan mempelajari keterampilan berharga yang akan membantu saya di masa depan. Soal-soal di Babak Penyisihan ini sulit, tetapi saya tetap ingin lolos ke semifinal," kata Faiz, seorang siswa kelas 7 dari SMPN 1Ponorogo. Siswa lainnya, M. Bagus Nugroho, seorang siswa kelas 4 dari SD Muhammadiyah Ponorogo, juga berbagi perasaan serupa. Ia rutin mengikuti kompetisi, termasuk KMNR ini. "Awal-awal tidak terlalu sulit, tetapi soal-soal selanjutnya semakin sulit. Saya berharap bisa lolos ke babak selanjutnya dan memenangkan medali emas," katanya dengan nada penuh harapan.
Bagi yang ingin mengikuti lomba nasional maupun internasional di Ponorogo, silakan menghubungi narahubung 0813-3546-8248.
