-->

Halaman

PT TOP N TOP APAREL ADAKAN PELATIHAN OPERATOR GARMEN KEPADA 53 SISWA TATA BUSANA SMKN 2 PONOROGO YANG SUDAH DI TERIMA MASUK KERJA

14 June 2022, 5:05:00 PM WIB Last Updated 2022-06-14T12:52:11Z

 


Kepala SMKN 2 Ponorogo bersama HRD PT TOP N TOP APPAREL 


Ponorogo, Suarawengker- PT TOP N TOP yang berada di kota Wonogiri Jawa tengah datang langsung ke SMKN 2 Ponorogo dalam rangka memberikan Diklat dan pelatihan terhadap 53 siswa tata busana yang di rekrut sebagai karyawannya, Diklat sendiri di laksanakan di aula lantai 2 gedung SMKN 2 Ponorogo.( Selasa, 14/06/2022)


Farida Hanim Handayani, M.Pd Kepala SMKN 2 Ponorogo berikan support dan arahan kepada peserta pelatihan 



Saat di konfirmasi wartawan Farida Hanim Handayani, M.Pd kepala SMKN 2 Ponorogo mengatakan bahwa kegiatan ini dalam rangka Diklat operator garmen oleh BKK dan PT Top N Top Aparel dari  Wonogiri sampai 5 hari ke depan , 


" Untuk orang tua wali siswa kami ucapkan  trimakasih telah hadir, mohon maaf tidak bisa mengundang dalam  acara purnawiyata, anak anak yang sudah di rekrut oleh top ntop selamat mengikuti diklat ,dan kami mohon doa kepada bapak ibu  supaya lebih mantap melepaskan anak anak" jelas Farida  



Diklat ini terselenggara berkat kerjasama antara sekolah yg diwakili oleh waka humas, bkk dengan pihak industri. Sehingga hari ini Industri kerso datang ke sekolah untuk melakukan Perekrutan dan Pelatihan. Pelatihan ini penting sekali diadakan sebelum mereka diterjunkan ke Industri yang sebenarnya. 

Pihak Industri datang ke sekolah utk memberi pelatihan ke siswa bidang Operator Garment. Hal ini wujud dari Implementasi Program 8 + i Kemendikbud. Disamping itu Perusahaan Top n Top Aparel juga sudah bersedia mewujudkan program "i" kemendikbud dengan memberikan beasiswa kepada siswa berprestasi dari Tata Busana. Tambahnya



Farida juga berpesan kepada para peserta Diklat Selama Belajar di sini selalu kami kawal ,pembelajaran best learning,kami berpesan  5 R yaitu rajin ringkas,rapi, resik, rawat harus melekat pada anak-anak, ini merupakan budaya industri, madep mantep pada alatnya, pada mesinnya, budaya 5r tidak hanya di hafal tapi harus di laksanakan.


Sementara itu Bartje Reniban HRD PT TOP N TOP APAREL Mengucapkan terimakasih banyak kepada orang tua yang telah memberikan ijin kepada anak anak untuk mengikuti pelatihan pada hari ini, trimakasih juga  kepada anak anak yang sudah mau bergabung dengan kami,



"Anak anak ini nanti  akan kita penuhi hak hak normal karyawan, saat ini UMK kab Wonogiri Rp  1,839.000 di luar upah lembur dan insentif, pelatihan pada hari ini tujuan mempersiapkan anak anak pada saat nanti bekerja , pada Skill dan kompetensi yang dimilikinya, kerja sama dengan sekolah 8+i akan kami terapkan kepada SMKN 2 Ponorogo,jelas Bartje


 Di tahun depan kami akan berikan beasiswa di tekstil di solo, yaitu kuliah terkait pertekstilan, setelah kuliah akan bisa berkerja, kuliah statusnya karyawan, selesai pelatihan akan kami jemput di sekolah untuk di bawa ke industri.hari kerja senin- Jum'at, karyawan boleh kuliah kami ijinkan ruangan di perusahaan untuk kuliah ,baik utk zoom dan tatap muka, tambahnya 


Selaku Pengawas SMK dari cabdin wilayah Ponorogo-Magetan Sumarwan ST., MT menyambut baik atas kerjasama SMKN 2 Ponorogo dengan PT TOP N TOP APAREL 


 "Kepada bapak ibu tolong  ini di dorong putrinya agar di Beri keleluasaan untuk mengangkat karirnya , anak anak biar Bekerja dan bisa melanjutkan kuliah, mendorong memberi semangat jika berangkat bekerja biar lepas , untuk anak- anak ini kesempatan istimewa baru  dua minggu lulus sudah ada rekrutmen dari PT TOP N TOP APAREL,  bekerjalah  dengan baik, karakter dari sekolah kembangkan ,di disiplin ,tidak sombong dan selalu berdoa kepada Tuhan agar semua lancar , bekerja sambil berinovasi, mau mengembangkan biar tidak akan membosankan, Kami berdoa anak anak nanti jadi orang yang sukses,jelas Sumarwan


Hadir dalam kegiatan pelatihan dari dinas tenaga kerja kabupaten Ponorogo, perwakilan komite, perwakilan dari cabdindik provinsi Jawa timur wilayah Ponorogo-Magetan, kepala SMKN 2 Ponorogo bersama bapak ibu guru , wali murid dan 53  siswi peserta Diklat.(nad/eSWe)


Komentar

Tampilkan

Terkini