-->

Halaman

Tim peneliti Universitas Muhammadiyah Ponorogo kembangkan aplikasi cegah pelanggaran akademik pada kelas Daring di era covid 19

25 May 2022, 12:49:00 PM WIB Last Updated 2022-05-25T06:02:17Z

 


Tim peneliti dari universitas Muhammadiyah Ponorogo


Ponorogo, Suarawengker- Kepedulian Universitas Muhamadiyah Ponorogo terhadap kualitas pendidikan di Ponorogo sangat tinggi, baru baru ini Tim peneliti dari Universitas Muhamadiyah Ponorogo adakan penelitian dan berhasil kembangkan sebuah aplikasi yang bernama  Aplikasi ETICS (akronim dari Effective Assessment of Integrated Classes and Subjects. Fitur ini sangat berguna dalam rangka Mencegah Pelanggaran Integritas Akademik pada Kelas Daring.(Selasa, 24/05/2022)


ketua tim peneliti Elok Putri Nimasari, S.Pd., M.Pd


Saat di konfirmasi wartawan ketua tim peneliti Elok Putri Nimasari, S.Pd., M.Pd mengatakan bahwa Penelitian ini merupakan pendanaan Hibah Riset Keilmuan Skema Penelitian Dosen Mandiri oleh LPDP tahun 2021, berjudul Model ‘Online-based Effective Assessment’ untuk Mencegah Pelanggaran Integritas Akademik pada Kelas Daring di Era Pandemi Covid-19


"Riset ini bertujuan untuk mengembangkan Model anti-cheating technology assessment untuk kelas daring yang berbasis aplikasi computer-based assessment bernama ETICS (Effective Assessment of Integrated Class and Subjects) dan menyusun RPP rekonstruksi mata kuliah yang terintegrasi dalam penelitian hibah riset keilmuan. Produk dari penelitian ini akan didiseminasikan pada lembaga sekolah mitra Universitas Muhammadiyah Ponorogo. Kedepannya aplikasi ini diharapkan bisa digunakan oleh dosen dan guru sebagai aplikasi yang mampu memberikan assessmen yang efektif pada kelas daring maupun luring dan mampu mengurangi tingkat kecurangan akademik yang dilakukan oleh siswa. " Jelas Elok.


Kembangkan aplikasi ETICS



Aplikasi ETICS (akronim dari Effective Assessment of Integrated Classes and Subjects. ETICS) merupakan sistem tes berbasis komputer yang dapat digunakan oleh pengajar untuk menyelenggarakan ujian dalam bentuk pilihan ganda maupun essay. 


"Dalam sistem ini telah dikembangkan beberapa fitur unggulan diataranya fitur auto lock screen, jenis soal yang bisa dimodifikasi menjadi beberapa tipe soal, dan pemantauan secara real time, sehingga  pelanggaran- pelanggaran akademik yang mungkin dilakukan oleh peserta ujian saat melaksankan ujian dapat dicegah.tambahnya




Perlu di ketahui juga bahwa Tim riset Hibah Riset Keilmuan dari Program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka ini 

diketuai oleh Elok Putri Nimasari, S.Pd., M.Pd dari Fakultas Teknik Prodi Teknik Informatika dengan 2 anggota

yaitu Rohfin Andria Gestanti, S.Pd., M.Pd dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Prodi Ilmu Komunikasi dan Khoiru Nurfitri, S.Kom., M.Kom dari Fakultas Teknik Prodi Teknik Informatika, serta 5 anggota mahasiswa Teknik Informatika semester 7 yaitu Azril Wahid, Anggi Yuliana, Wemerza Hindid, Hilmy Yogar, Bhima Adi, dan Nurjaman.(Tim peneliti/eSWe)

Komentar

Tampilkan

Terkini