SMAN 2 Ponorogo, Dinkes Ponorogo, Polres Ponorogo Dan Ketua TP PKK Sosialisasikan Bahaya Penyalahgunaan Napza
![]() |
Sosialisasi Penyalahgunaan Napza di SMAN 2 Ponorogo |
Ponorogo, Suara wengker- Ratusan siswa yang berasal dari berbagai lembaga pendidikan setingkat SMA mengikuti sosialisasi bahaya penyalahgunaan Napza di aula SMAN 2 Ponorogo, kegiatan ini merupakan kerjasama antara SMAN 2 Ponorogo, Dinkes , polres dan ketua TP PKK Kabupaten Ponorogo.( Rabu, 23/07/2025)
![]() |
Kepala SMAN 2 Ponorogo Mursid,S.Pd., M.Pd |
Saat di konfirmasi wartawan kepala SMAN 2 Ponorogo Mursid ,S.Pd., M.Pd mengucapkan terimakasih dan selamat datang kepada ketua TP PKK Ibu Susilowati Sugiri Sancoko yang pada hari ini bisa bersilaturahmi di Smada Ponorogo suatu kebanggan bagi kami kegiatan ini di hadiri oleh ketua TP PKK dan Kadinkes
"Pendidikan merupakan modal masa depan jangan di ciderai termasuk dengan dunia narkoba(napza). jika belum cukup pengetahuan tentang itu mudah tergelincir dan akan terjadi kendala terkait masa depan kalian, tolong di ikuti semua apa yang di sampaikan oleh Nara sumber dan akan mencerahkan pengetahuan kalian tentang narkoba."jelas Mursid, S.Pd., M.Pd
Kadinkes Kabupaten Ponorogo Dr. Dyah Ayu kusumaningarti, SKM., M.Kes mengatakan Alhamdulillah pada hari ini kita bisa bersama - sama mengikuti Bintang "Bersama Ingatkan Bahaya Narkoba Untuk Anak Gemilang." Kegiatan ini di ikuti oleh siswa
Smada Ponorogo, SMA Muhipo, SMK PGRI 2 , SMK binakarya Medika Ponorogo, SMAZA Ponorogo,
"Penyalahgunaan Napza merupakan masalah serius yang bisa meruasak masa depan remaja perlu perhatian khusus, perlu sosialisasi untuk memberikan pemahaman dan meningkatkan pengetahuan remaja tentang bahaya penggunaan Napza."
Dengan Harapan bintang dapat menekan angka penyalahgunaan napza di kabupaten Ponorogo, meningkatkan peran remaja dalam memberikan pengetahuan penyalahgunaan napza.jelas Kadinkes
Sementara itu ketua TP PKK Kabupaten Ponorogo Susilowati Sugiri Sancoko mengatakan bahwa dengan adanya kegiatan ini anak anak dapat ilmu dan tidak tergelincir penyalahgunaan napza, pak giri ingin menjadi bupati sejak masih SMP dan usia 39 menjadi anggota dewan di provinsi, pak giri selalu memperkenalkan diri sebagai bupati Ponorogo, pernah mencalonkan tidak jadi jadi. Kemudian mencalonkan diri lagi dan jadi Bupati. intinya Tidak ada perjalanan yang mudah harus Istikomah, jangan berkecil hati siapapun berhak mempunyai cita-cita setinggi mungkin,
"Anak-anak harus punya kegiatan yang positif dan lingkungan yang positif, Kenakalan tidak hanya pada anak anak maka di tahun depan kita ajak bapak ibu untuk ikut kegiatan ini,Semoga kegiatan hari ini lancar tidak ada kendala." Jelas Susilowati Sugiri Sancoko