Melatih Kemandirian dan Kekompakan, MIN 7 Ponorogo Gelar Perkemahan Jumat Sabtu
![]() |
| Upacara Pengukuhan anggota Pramuka MIN 7 Ponorogo |
Ponorogo, Suara Wengker – Dalam upaya membentuk karakter siswa yang mandiri, disiplin, dan mampu bekerja sama, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 7 Ponorogo menggelar kegiatan Perkemahan Jumat Sabtu (Perjusa). Kegiatan tersebut diikuti siswa kelas IV,V dan VI dengan penuh antusias dan semangat kebersamaan.
Perkemahan Jumat Sabtu menjadi salah satu kegiatan pendidikan karakter yang memberikan pengalaman langsung kepada siswa di luar ruang kelas. Melalui kegiatan ini, siswa diajak belajar hidup mandiri, bertanggung jawab, serta mampu bekerja sama dengan teman dalam menyelesaikan berbagai kegiatan selama perkemahan. Kegiatan ini di adakan di lapangan MIN 7 Ponorogo sekaligus pengukuhan anggota gugus depan 16057-16058 MIN 7 Ponorogo.(Jum'at,25/09/2026)
![]() |
| Sambutan kepala MIN 7 Ponorogo Agus Prawoto, S.Sos |
Dalam sambutannya kepala MIN 7 Ponorogo Agus Prawoto, S.Sos mengatakan bahwa Dengan di kukuhkan kalian telah resmi menjadi anggota Pramuka gugus depan 16057- 16058 MIN 7 Ponorogo, Pramukan merupakan wadah untuk membentuk karakter kalian semua, janji dan Satya Pramuka tidak hanya di bibir saja namun jadilah panutan di rumah maupun di masyarakat, Tunjukan Pramuka jujur, mari kita kembangkan kreativitas sehingga Pramuka semakin di minati, selamat dan sukses anak- anakku yang hari ini telah di kukuhkan. Jelas Agus Prawoto, S.Sos
Sejak kegiatan dimulai, para siswa tampak antusias mengikuti rangkaian acara. Mereka tidak hanya mendapatkan pengalaman tentang kehidupan berkemah, tetapi juga dilatih untuk mengatur kebutuhan pribadi, menjaga kebersihan lingkungan, serta menjalankan tugas secara bertanggung jawab.
Lebih lanjut beliau juga menjelaskan bahwa Kegiatan perkemahan juga diisi dengan berbagai aktivitas kepramukaan. Di antaranya latihan kedisiplinan, sandi(kotak 1 ,2 dan Morse)keterampilan kepramukaan, kegiatan kebersamaan, serta aktivitas yang mendorong kreativitas dan keberanian siswa. Pada malam harinya juga di adakan unggun gembiran dan pentas seni, tambahnya
Melalui kegiatan kelompok, siswa belajar memahami arti kekompakan. Setiap anggota regu memiliki peran dan tanggung jawab masing-masing. Mereka dituntut untuk saling membantu, menghargai pendapat, dan bekerja sama agar setiap kegiatan dapat berjalan dengan baik.
Selain melatih kemandirian, Perjusa juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai disiplin. Para siswa belajar mengikuti jadwal kegiatan, menaati aturan yang telah ditetapkan, serta menyelesaikan tugas sesuai dengan tanggung jawabnya.
Kegiatan tersebut juga memberikan kesempatan bagi siswa untuk belajar menghadapi berbagai situasi secara langsung. Jika biasanya mereka mendapatkan pembelajaran di dalam kelas, melalui perkemahan siswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih nyata dan menyenangkan.
Pembina dan guru MIN 7 Ponorogo turut mendampingi seluruh rangkaian kegiatan. Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan kegiatan berjalan tertib sekaligus memberikan arahan kepada siswa selama mengikuti kegiatan perkemahan.
Perkemahan Jumat Sabtu juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antarsiswa. Mereka belajar mengenal teman lebih dekat, membangun komunikasi, serta menumbuhkan rasa saling peduli dalam kehidupan bersama.
Dengan kegiatan tersebut, Para siswa MIN 7 Ponorogo tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mempunyai karakter kuat. Kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, keberanian, dan kekompakan menjadi nilai penting yang terus ditanamkan kepada generasi muda. Melalui Perjusa, siswa akan mampu menerapkan pengalaman yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah, keluarga maupun masyarakat.
Kegiatan Perkemahan Jumat Sabtu MIN 7 Ponorogo pun menjadi bagian dari upaya madrasah dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter siswa yang mandiri, tangguh, dan mampu bekerja sama.(eSWe)



